Hari ini disuruh kepsek ngeluarin meja kursi yg lama dan ngeganti pake yg baru. Alhasil aku, bu lusi, dan pak dedi bahu-membahu ngangkatin meja kursi. Yang lain cuma ngeliatin. Rasanya kesel abis. Bantuin kek walaupun cuma ngangkat satu kursi. Kan kami bertiga capek.
Makasih buat bu lusi dan pak dedi yang udah mau bantu. Semoga urusannya jg dilancarkan sama Allah aamiin.
CapekðŸ˜
Selasa, 23 Juni 2020
Kamis, 18 Juni 2020
Hari Kamis
Hari kamis ini sangat berat. Kepala sekola tempatku mengajar membuat keputusan yang sangat egois dan kekanakkan. Aku jadi tidak suka dengan sikapnya yang tidak mencerminkan layaknya seorang pemimpin. Meredam emosi saja tak mampu. Membeda-bedakan guru adalah jalan ninja. Aku kesal sekali dengan yang satu itu. Setiap manusia memiliki kekurangan, tapi dia tidak mencoba melihatnya.
Aku ingin kerja pabrik saja. Tidak pusing mencerdaskan anak bangsa yang nakal. Tidak pusing menghadapi orang tua yang banyak tuntutan. Tidak pusing membawa pekerjaan ke rumah dan begadang.
Yang kedua adalah teman baikku akan pindah ke Jakarta ikut suaminya. Aku akan sangat kehilangan, dia temanku sejak kelas 5 SD. Rasanya bahagia, ya, pindah bersama suami. Hidup berdua sebagai sosok yang baru. Terkadang aku menginginkannya, tetapi takut ekspektasiku tidak sesuai dengan yang kudapatkan kelak.
Aku ingin kerja pabrik saja. Tidak pusing mencerdaskan anak bangsa yang nakal. Tidak pusing menghadapi orang tua yang banyak tuntutan. Tidak pusing membawa pekerjaan ke rumah dan begadang.
Yang kedua adalah teman baikku akan pindah ke Jakarta ikut suaminya. Aku akan sangat kehilangan, dia temanku sejak kelas 5 SD. Rasanya bahagia, ya, pindah bersama suami. Hidup berdua sebagai sosok yang baru. Terkadang aku menginginkannya, tetapi takut ekspektasiku tidak sesuai dengan yang kudapatkan kelak.
Selasa, 16 Juni 2020
Gagal
Hey
Donatku gagal. Kata mama karena kebanyakan gula. Tadi aku sempat ingin marah karena mama yang kesannya malah menyudutkanku, padahal aku membuat donat atas dasar resep di internet!!!
Kemudian aku pasrah. Mungkin bukan bakatku di dunia perkuean.
Aku membuat nasi goreng, Aruzu-yaa. Dan itu lumayan enak, hanya sedikit kurang asin. Aku tau kamu suka nasi goreng. Kapan-kapan, kalau Tuhan mengizinkan, aku akan memasakkannya khusus utk Aruzu.
Jumat, 12 Juni 2020
.
Aku ingin punya keluarga yang harmonis. Aku ingin jadi ibu yang mau mendengarkan keluhan dan keinginan anak. Aku ingin punya suami yang mau melakukan apa saja untuk menyenangkanku. Aku ingin jadi istri yang penurut selama itu baik. Aku ingin punya anak yang shalih shalihah.
😢
😢
Takut
Semakin hari, ketakutanku terhadap pernikahan kian besar. Perceraian, kekerasan rumah tangga, kemiskinan sungguh membuatku takut. Aku takut bertemu laki-laki yang marahnya menyakitiku. Aku takut dibentak-bentak lagi. Aku takut setelah menikah, aku hanya dibebankan untuk mengurus rumah, membuat anak, tanpa bisa meningkatkan kualitas intelektualku. Aku takut suamiku kelak hanya mampu memenuhi kebutuhan makanku dan malas untuk bekerja keras.
ðŸ˜
Kamis, 11 Juni 2020
Orang lain
Orang lain sudah punya rumah. Orang lain sudah punya kendaraan pribadi. Orang lain sudah menikah. Orang lain sudah punya anak. Orang lain sudah jadi aktivis kebaikan. Orang lain sudah memberangkatkan orang tua berhaji. Orang lain sudah punya plan masa depan. Orang lain sudah berubah jadi lebih baik.
Aku kapan?
Rabu, 03 Juni 2020
Tsundere
Kalau ditanya: sakit atau tidak?
Aku akan jawab tidak.
Kalau ditanya: lelah atau tidak?
Aku akan jawab tidak.
Kalau ditanya: benci atau tidak?
Aku akan jawab tidak.
Kalau ditanya: cinta atau tidak?
Aku akan jawab tidak.
Kalau ditanya: mau peluk atau tidak?
Aku akan jawab tidak.
Kalau ditanya: mau nangis atau tidak?
Aku akan jawab tidak.
Kata 'tidak' adalah senjata untuk menghindari obrolan yang mendalam. Aku tidak bisa melakukannya, karena bisa dipastikan aku akan menangis dengan suara keras seperti anak kecil.
Tidak perlu banyak bertanya, karena kesedihan-luka-kepedihan-sakit hati- tidak punya mulut. Mereka tak bisa menjawabnya.
Cukup hanya berdiri di sini. Memperhatikan dengan serius. Memegangi saat mulai goyah. Memberi petuah dengan tulus. Mendoakan.
:'
Senin, 01 Juni 2020
Capek
Terima kasih kepada diriku sendiri yang sudah berjalan sejauh ini. Kalau kamu capek, kamu boleh memelukku. Mari menangis bersama. Air matamu berasal dariku. Dan air mataku berasal dari kesedihanmu. Semoga esok hari lebih baik.
Sebentar lagi, kumohon bertahanlah. Kita akan keluar dari sini. Mencari penghidupan yang 'layak' dan bahagia.
Langganan:
Postingan (Atom)