Beberapa waktu lalu, aku menonton rekam jejak perpuisian Rendra di sebuah acara stasiun tv swasta yang diposting ke youtube. Aku langsung terhenyak. Dan betapa selama ini aku merasa sangat sia-sia terhadap puisi-puisi. Mereka kubiarkan begitu saja, tidak didistribusikan (??). Padahal, dahulu Rendra berpuisi untuk melawan. Kemudian aku menghubungi 3 temanku yang kulihat punya potensi membaca puisi. Mereka menyetujui ajakanku. Akupun membuat grup untuk kami berempat. Tapi kulihat ketika di grup mereka tidak bersemangat. Padahal di awal mereka suka rela melakukannya. Aku merasa rendah diri. Aku tahu siapa mereka dan bagaimana kapasitasnya. Dan aku bukan siapa-siapa. Tidak pernah punya andil apa-apa. Di pikiranku, banyak sekali pikiran buruk terhadap mereka. Mungkin saja mereka sebenarnya malas dengan ajakanku, sekadar untuk berbaik hati.
Kalau aku bisa baca puisi sendiri, rasanya aku pun tidak mau merepotkan mereka. Sedih :'(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar