Suatu waktu, ketika aku sedang mandi, aku terpikirkan sesuatu. Bahwa kelak jika aku menikah, aku ingin minta dibelikan barang-barang tertentu. Seperti teleskop, kamera (entah digital, lsr, apapun yang penting kamera), otopet (entah bagaimana tulisannya), sepeda, dan 2 tiket kereta/bulan. Teleskop akan kami gunakan untuk melihat keagungan Allah di luar bumi. Kami akan melihat bintang, bulan, benda-benda langit lain, juga galaksi yang ada. Kemudian, setelah kami puas (jangan terlalu lama berada di tangan kami, takut rusak), kami akan menghibahkannya pada sekolah ataupun agenda-agenda dakwah yang membutuhkan sarana 'rekreasi(???)' gratis. Berharap itu akan jadi amal jariyah kami. Begitupula benda lainnya, seperti kamera, otopet, dan sepeda, setelah puas kami gunakan (jangan terlalu lama berada di tangan kami), kami juga akan menghibahkannya pada yang membutuhkan. Kecuali 2 tiket kereta/bulan, itu tidak kami hibahkan. Sebab akan kami gunakan untuk jalan-jalan dan mentafakkuri bumi. Ah, mungkin tidak mesti tiket kereta, bisa juga tiket bus, kapal laut, pesawat, tergantung bumi mana yg kami pilih untuk ditafakkuri. Aku tidak akan membebani suami kelak. Itu hanya rencanaku. Kalau dia keberatan, tiada yang lebih kutaati kecuali perintahnya. Tapi jikalau dia mengiyakan, akupun membebaskan dia untuk mencicilnya. Sebab aku tahu betul semua benda itu tidak murah. Jika diizinkan pula, aku ingin membantu keuangannya dengan berniaga. Aku menyukai hal-hal imut dan lucu (meskipun tidak cocok denganku), maka aku akan menjual itu.
Siapapun yang membaca ini, tolong aamiinkan ya.. Arigatou...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar